Kebijakan Berkelanjutan Danamon

1. Visi dan Misi

1.1 Danamon meyakini bahwa keberlanjutan sejati meliputi integrasi dalam bidang lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi dalam setiap proses bisnis utama kami. Kami berusaha untuk melaksanakan kebijakan ini dalam kegiatan usaha secara internal dan eksternal.

1.2 Adalah kebijakan kami untuk meminimalkan dampak terhadap lingkungan. Kami berkomitmen untuk mengendalikan dampak lingkungan yang signifikan yang terkait dengan kegiatan kami.

2. Ruang Lingkup

2.1 Kebijakan ini mencakup seluruh kegiatan operasional Danamon, meliputi kegiatan usaha dari anak perusahaan kami, dan seluruh aktivitas bisnis dan operasional.

3. Keterlibatan dalam Perubahan Iklim

3.1 Perubahan iklim dapat berakibat buruk pada perekonomian Indonesia, komunitas para pelaku bisnis, para pelanggan, dan juga bisnis kami. Danamon memiliki komitmen dalam upaya memerangi perubahan iklim.

3.2 Kami terus-menerus mengajak para pemangku kepentingan untuk lebih memahami betapa pentingnya upaya memerangi perubahan iklim.

4. Kepatuhan pada Lingkungan

4.1 Danamon berkomitmen untuk mematuhi semua peraturan dan perundang-undangan terkait lingkungan serta menerapkan praktik terbaik dimanapun Bank dan anak perusahaan kami beroperasi.

5. Pengelolaan Dampak Langsung pada Lingkungan dan Sosial

5.1 Kami berkomitmen untuk melakukan upaya-upaya proaktif untuk memitigasi dampak lingkungan dan sosial akibat dari operasional kami.

5.2 Sebagai sebuah bank, kami memainkan peran yang jelas dan positif dalam masyarakat Indonesia. Tugas dan tujuan kami sebagai perantara keuangan adalah membantu pelaku usaha untuk menjadi mapan dan berkembang, untuk memungkinkan konsumen mengembangkan kesejahteraan mereka. Tujuan kami adalah untuk menyediakan pelayanan yang berkualitas, aman dan jasa keuangan dikelola secara efisien. Kami percaya bahwa ini semua ini akan memungkinkan kami untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat Indonesia yang berkesinambungan .

5.3 Danamon terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan, kompetensi karyawan, perkembangan usaha, pasar, portofolio produk, keterampilan, manajemen, dan kepercayaan kami. Karyawan kami adalah kekuatan dibalik setiap upaya perbaikan ini. Semangat dan tingkat inovasi, efisiensi, dan profesionalisme karyawan kami berdampak langsung terhadap kinerja Danamon. Dengan demikian, karyawan adalah aset kami yang terutama. Kami terus berupaya untuk menemukan, mengembangkan dan mempertahankan personil terbaik yang ada.


6. Pengelolaan Dampak Tidak Langsung Terhadap Lingkungan dan Sosial

6.1 Danamon mengakui bahwa setiap keputusan yang kami ambil mengenai pembiayaan yang kami salurkan akan mempengaruhi manusia dan lingkungan. Dampak terbesar yang kami miliki pada lingkungan dan masyarakat adalah melalui kegiatan pembiayaan. Oleh karena itu, kami terus mengembangkan standar dan pedekatan lingkungan dan sosial . Kami menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang memiliki dampak luas demi kebaikan bersama, dan mencegah penyaluran dana untuk kegiatan usaha yang mungkin memiliki dampak negatif, baik langsung maupun tidak langsung terhadap lingkungan. Bersama-sama dengan pelanggan dan para pemangku kepentingan, kami terus memastikan bahwa roda perekonomian yang kami dukung dapat memberikan dampak yang baik untuk manusia dan bumi.

6.2Danamon menyadari pentingnya pengelolaan risiko lingkungan dan sosial yang berasal dari kegiatan usaha para pelanggan kami. Di Danamon, manajemen risiko lingkungan dan sosial merupakan bagian yang terintegrasi dari keseluruhan proses kredit, seperti yang tercantum dalam kebijakan kredit kami.

6.3 Danamon menyadari pentingnya pengelolaan risiko lingkungan dan sosial yang berasal dari kegiatan usaha para pelanggan kami. Di Danamon, manajemen risiko lingkungan dan sosial merupakan bagian yang terintegrasi dari keseluruhan proses kredit, seperti yang tercantum dalam kebijakan kredit kami.

6.4 Danamon mendedikasikan sumber daya yang cukup untuk mencegah, mendeteksi dan memitigasi semua jenis kecurangan dan penyalahgunaan keuangan. Untuk memastikan bahwa kegiatan usaha kami dilakukan sesuai dengan standar etika tertinggi, Danamon selalu berupaya untuk memastikan pelaksanaan kepatuhan penuh terhadap Undang-Undang tentang Tindak Pidana Anti Pencucian Uang dan Pemberantasan Pendanaan Terorisme. 


7. Melibatkan Pemangku Kepentingan dan Pelaporan

7.1 Kami terus mengembangkan standar dan pendekatan kami terhadap lingkungan dan social. Kami bekerjasama dengan pelanggan dan pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa perekonomian yang kami dukung memberikan dampak yang baik untuk manusia dan lingkungan.

7.2 Inisiatif-inisiatif Danamon terkait pengelolaan dampak tidak langsung kami terhadap lingkungan adalah sebagai berikut:


  • Melalui program kemasyarakatan dan Yayasan Danamon Peduli, kami bermitra dengan organisasi-organisasi terpilih yang secara aktif turut serta dalam upaya perlestarian lingkungan.
  • Melibatkan karyawan dalam pelaksanaan rencana strategis keselamatan, kesehatan dan keamanan lingkungan kerja serta memberikan dukungan praktis agar karyawan dapat turut mengendalikan dampak lingkungan mereka secara individual.
  • Melibatkan para pemangku kepentingan untuk memastikan pemahaman mereka tentang dampak lingkungan, baik dampak langsung maupun tidak langsung dan berkontribusi dalam pembentukan kebijakan publik dan peraturan terkait.
  • Danamon berkomitmen untuk:
  1. melaporkan kepada publik mengenai kinerja keberlanjutan kami secara tahunan.
  2. menerapkan panduan pelaporan keberlanjutan Global Reporting Initiatives (GRI) serta panduan tambahan untuk sektor jasa keuangan.

8. Tata Kelola

8.1 Akuntabilitas dari Kebijakan Keberlanjutan ini dijamin melalui pendekatan-pendekatan berikut ini:

  • Dewan Komisaris mengawasi peran manajemen dalam memastikan bahwa komitment keberlanjutan Danamon dilaksanakan dan dipertahankan di seluruh organisasi secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
  • Dewan Direksi bertanggung jawab penuh terhadap kebijakan keberlanjutan organisasi dan kinerja perusahaan secara menyeluruh.
  • Masing-masing Kepala Divisi, departmen pendukung, fungsi-fungsi terkait dan seluruh karyawan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kegiatan dilaksanakan sesuai dengan Kebijakan ini.
  • Komite Audit bertanggung jawab untuk mengevaluasi kepatuhan terhadap Kebijakan Keberlanjutan ini.

9. Pelaksanaan Proses dan Tinjauan Kebijakan

9.1 Kami akan melaksanakan langkah-langkah untuk menerapkan dan akan mengkaji ulang kebijakan ini secara berkelanjutan.

UU RI NO 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS