Structured Product

CALL SPREAD OPTION

Call Spread Option adalah structured product berupa kombinasi antara pembelian Hak tetapi bukan merupakan suatu kewajiban untuk membeli suatu mata uang (Buying Call Option) dan Penjualan Hak untuk membeli suatu mata uang (Selling Call Option) dengan nominal yang sama pada harga strike yang berbeda secara simultan dalam satu transaksi. 

Fitur

  • Merupakan sarana lindung nilai 
  • Merupakan opsi Eropa, dimana hanya dapat dieksekusi pada tanggal berakhirnya opsi
  • Didukung underlying transaksi
  • Nominal transaksi tidak melebihi nominal underlying transaksi
  • Jangka waktu transaksi tidak melebihi jangka waktu underlying transaksi
  • Transaksi Call Spread Option wajib dilakukan secara Dynamic Hedging
  • Nasabah harus memiliki limit sebelum melakukan transaksi
     

Manfaat

  • Premi lebih rendah dibandingkan dengan opsi Plain Vanilla atau FX Forward.
  • Nasabah dapat berpartisipasi dengan kurs USD/IDR yang lebih rendah dari Strike Price Opsi 1.
  • Nasabah dapat menghindari kerugian dalam rentang Strike Price, akan tetapi hal ini hanya berlaku sampai harga spot pasar mencapai Strike Price Opsi 2.
     

Risiko
Pergerakan dari nilai tukar tidak dapat diperkirakan secara akurat dan setiap pergerakan yang berbeda dengan harapan dapat meningkatkan biaya dari transaksi Call Spread Option (keharusan melakukan Dynamic Hedging).

Biaya
Biaya premi Call Spread Option dibayarkan secara upfront (upfront premium) yang dibebankan kepada Nasabah, dihitung berdasarkan rentang Strike Price dan jangka waktu transaksi.

Syarat & Ketentuan:

  1. Nasabah telah menandatangani Surat Pernyataan Keikutsertaan STRUCTURED PRODUCT – CALL SPREAD OPTION. 
  2. Nasabah yang dapat membeli produk Call Spread Option adalah Nasabah Enterprise Banking dan Financial Institution yang memiliki fasilitas/limit Pre-Settlement Exposure (PSE) dan Settlement Risk (SR) pada Bank serta menandatangani perjanjian fasilitas FX Master Agreement/ISDA dengan Bank.
  3. Nasabah telah menjalankan proses Customer Due Diligence (CDD) dan Customer Suitability.
  4. Nasabah melakukan transaksi Call Spread Option langsung dengan Treasury melalui telepon yang direkam.
  5. Nasabah diwajibkan menyampaikan Underlying Transaksi maksimal 5 (lima) hari kerja setelah Tanggal Transaksi.
  6. Jenis mata uang yang dapat ditransaksikan untuk produk Call Spread Option saat ini adalah IDR, USD, serta mata uang lainnya sesuai kebijakan yang berlaku pada Bank. 
  7. Produk ini merupakan bentuk opsi Eropa, dimana opsi hanya dapat dieksekusi pada tanggal berakhirnya opsi setelah jangka waktu tertentu.
  8. Strike Price Opsi 1 lebih rendah dibandingkan Strike Price Opsi 2.
  9. Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No.18/18/PBI/2016 dan No.18/19/PBI/2016, Bank Indonesia mewajibkan Nasabah untuk melakukan dynamic hedging apabila kurs pasar melewati Strike Price Opsi 2, dengan melakukan kontrak Call Spread Option baru dengan Strike Price yang lebih tinggi.
  10. Bank Danamon akan mengirimkan laporan fair value (Mark to Market) ke nasabah di awal bulan berikutnya atas transaksi yang outstanding posisi akhir bulan sebelumnya


Ilustrasi
Nasabah memiliki rencana untuk menarik hutang dalam bentuk mata uang asing sebesar USD 1,000,000 pada tanggal 5 Agustus 2021 untuk tenor selama 1 tahun. Dikarenakan sebagian besar pendapatan Nasabah dalam mata uang Rupiah, untuk melindungi posisi hutang valuta asing Nasabah dari risiko pergerakan mata uang, Nasabah melakukan lindung nilai dengan menggunakan produk Call Spread Option kepada Bank dengan rentang harga USD/IDR = 14,250 dan USD/IDR = 14,750.

Pada tanggal 5 Agustus 2022, Bank akan menetapkan Fixing Rate berdasarkan harga pasar mengacu kepada halaman Refinitiv dengan ticker JISDOR. Berikut simulasi yang terjadi pada tanggal 5 Agustus 2022 ketika Call Spread Option ini jatuh tempo:

  1. Jika nilai tukar USD/IDR pada saat berakhirnya opsi adalah pada atau di bawah 14,250, Opsi 1 dan Opsi 2 tidak berlaku, tidak ada penyelesaian antara Nasabah dengan pihak Bank. Dalam arti Nasabah dapat membeli valuta asing (USD) di pasar uang dengan harga yang lebih rendah dari harga opsi.
  2. Jika nilai tukar USD/IDR pada saat berakhirnya opsi adalah di atas 14,250 tetapi dibawah 14,750, misalnya informasi JISDOR pada tanggal berakhirnya opsi adalah USD/IDR = 14,500, Nasabah akan mengeksekusi Opsi 1 dan mendapatkan USD 1,000,000 untuk pelunasan kredit valasnya dengan harga 14.250, lebih murah 250 dibandingkan dengan harga pasar. Pada kondisi seperti ini Opsi 2 menjadi tidak berlaku.
  3. Jika nilai tukar USD/IDR pada saat berakhirnya opsi adalah di atas 14,750, misalnya informasi JISDOR pada tanggal opsi berakhir adalah USD/IDR = 14,800, Nasabah akan mengeksekusi opsi 1 dan mendapatkan USD 1,000,000 untuk pelunasan kredit valasnya dengan harga 14.250. Kemudian Nasabah akan menjual kembali kepada Bank di harga 14,750 (eksekusi Opsi 2). Selanjutnya Nasabah akan membeli kebutuhan valas sebesar USD 1,000,000 di harga pasar 14,800. Dengan skema ini, Nasabah akan mendapatkan subsidi sebesar IDR 500,000,000 dari hasil eksekusi opsi Call Spread. Rincian perhitungannya seperti berikut: 
     
    (14,750 – 14,250) * USD 1,000,000 = IDR 500,000,000

Silakan unduh di sini untuk melihat informasi lengkap mengenai Call Spread Option.

Setiap pengajuan pengaduan atas produk/layanan dapat disampaikan ke Cabang Bank terdekat atau melalui Marketing atau dengan menghubungi Hello Danamon di nomor 1-500-090 sesuai dengan tata cara pengajuan pengaduan atas layanan perbankan yang dapat diakses pada website Bank Danamon https://www.danamon.co.id 


Disclaimer:
  1. Bank dapat menolak produk dan layanan apabila tidak memenuhi persyaratan dan peraturan yang berlaku.
  2. Anda harus membaca dengan teliti Ringkasan Informasi Produk dan Layanan ini dan berhak bertanya kepada pegawai Bank atas semua hal terkait Ringkasan Informasi Produk dan Layanan ini.