Peter Benyamin Stok
Komisaris Independen
Warga negara Indonesia. Usia 74 tahun. Berdomisili di Indonesia. Diangkat sebagai Komisaris lndependen Danamon pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 20 Maret 2018. Diangkat kembali sebagai Komisaris Independen pada RUPST 31 Maret 2023.

Kualifikasi/Latar Belakang Pendidikan
Sarjana Ekonomi darl Universitas Padjajaran, Bandung, Indonesia.

Pengalaman Kerja
Beliau adalah seorang bankir yang terpandang dengan pengalaman lebih dari empat dekade di industri perbankan. Beliau memulai karier perbankannya sebagai management trainee dan berhasil menempati berbagai posisi penting dan puncak di beberapa bank terkemuka. Beliau menjabat sebagai anggota Direksi PT Bank Niaga Tbk (sekarang PT Bank CIMB Niaga Tbk) (1991 – 1994)  dan menjadi Wakil Presiden Direktur (1994 – 1997). Beliau kemudian pindah ke Bank Pelita sebagai Wakil Presiden Direktur (1997 – 1998) sebelum memegang peran pengawasan sebagai Presiden Komisaris PT Bank Danamon Indonesia Tbk (1998 – 1999). Beliau juga memimpin Bank Dagang Negara, salah satu bank milik Pemerintah, selaku Presiden Direktur, Bank tersebut kemudian bergabung dengan tiga bank lainnya dan menjadi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, di mana beliau ditugaskan sebagai Executive Vice President (1999 – 2000). Beliau kembali ke PT Bank Niaga Tbk (sekarang PT Bank CIMB Niaga Tbk) dan dipercaya menjadi Presiden Direktur (2000 – 2006). Beliau kemudian menjabat sebagai Komisaris Bank Permata (2008 – 2009) dan kemudian diangkat sebagai Presiden Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) (2009 -  2015). Kemampuan beliau dalam mengelola dan mengawasi bank dalam beragam situasi di industri perbankan di mana beliau mampu memberikan kreasi nilai dan kontribusi yang sangat berharga tidak hanya kepada bank tempat bekerja tetapi juga industri perbankan secara keseluruhan. Kepemimpinan beliau yang kuat dan kemampuan daiam mewujudkan hubungan kerja yang harmonis di antara para pemangku kepentingan telah membuatnya menerima banyak pengakuan dan penghargaan. Beliau juga sebagai Tim Panelis OJK untuk pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan bagi calon Direktur dan Komisaris Bank (2016 – 2018). Sebuah tugas yang sangat penting dalam penentuan kepemimpinan dan masa depan industri perbankan Indonesia