Bagikan ke

Danamon Mengumumkan Kinerja Keuangan Sepanjang Sembilan Bulan Pertama Tahun 2026

Jakarta, 29 Oktober 2026 — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini mengumumkan Laporan Kinerja Keuangan dan Operasionalnya untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2026 (9M2026). Sepanjang periode tersebut, Danamon membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp3,5 triliun2, tumbuh 19% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (“year-on-year”). Kinerja profitabilitas ini didukung oleh pertumbuhan total kredit dan trade finance1 konsolidasian2 sebesar 13% secara year-on-year serta peningkatan simpanan nasabah sebesar 12% year-on-year, mencerminkan pertumbuhan intermediasi dan pendanaan yang tetap terjaga dengan didukung pengelolaan risiko dan kualitas aset yang disiplin. 

Nobuya Kawasaki, Direktur Utama Danamon, menyampaikan, “Tahun ini, Danamon merayakan perjalanan tujuh dekade dengan mengusung semangat ‘Tumbuh Bersama di Setiap Langkah’. Pencapaian ini tidak hanya menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan yang telah kami lalui, tetapi juga menandakan kesiapan kami untuk melangkah ke fase pertumbuhan berikutnya. Dengan menggabungkan dukungan kekuatan jaringan global MUFG sebagai induk perusahaan serta jaringan lokal yang luas dari Danamon, Adira Finance, dan Home Credit Indonesia, kami terus berkolaborasi untuk menghadirkan kekuatan grup yang bernilai semakin besar bagi nasabah, mitra usaha, seluruh pemangku kepentingan, dan masyarakat Indonesia. Didukung oleh fondasi finansial yang kuat dan penerapan manajemen risiko yang disiplin, kami akan tetap berfokus pada pertumbuhan yang sehat, kualitas aset yang terjaga, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, kami akan terus mencermati dinamika ekonomi dan pasar serta menjalankan strategi bisnis secara prudent dan terukur.”

Dalam aspek intermediasi, per 30 September 2026, Danamon membukukan total kredit dan trade finance konsolidasian sebesar Rp232,6 triliun, tumbuh 13% secara year-on-year. Pertumbuhan ini ditopang oleh kinerja berbagai lini bisnis, termasuk Enterprise Banking and Financial Institution yang meningkat sebesar 20%, SME Banking yang meningkat sebesar 9%, Consumer Banking yang meningkat sebesar 5%, serta anak perusahaan Danamon yang juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 7%. Pada sisi penghimpunan dana, Danamon membukukan total rekening giro, rekening tabungan (current account and savings account atau CASA) dan deposito sebesar Rp190,5 triliun, meningkat 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara pada aspek profitabilitas, Danamon membukukan kinerja yang tetap terjaga sepanjang sembilan bulan pertama 2026, tercermin dari pendapatan operasional yang meningkat 5% secara year-on-year menjadi Rp19,0 triliun. Lebih lanjut, Danamon juga mencatatkan penurunan biaya kredit sebesar 5% year-on-year yang turut mendukung pencapaian laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp3,5 triliun. Sejalan dengan hal tersebut, Danamon membukukan margin bunga bersih (net interest margin atau NIM) sebesar 8,0%.

Pertumbuhan pada sisi intermediasi dan profitabilitas tersebut dapat dicapai dengan tetap memperhatikan kualitas aset yang terjaga. Per 30 September 2026, rasio Loan at Risk (LAR) tercatat membaik 190 basis poin menjadi 7,7%, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di saat yang sama, Danamon terus mempertahankan tingkat pencadangan yang solid, tercermin dari rasio cakupan NPL (NPL coverage ratio) yang mencapai 282,0%.

Meskipun kondisi pasar tetap kompetitif dan dinamika ekonomi global masih memerlukan perhatian, Danamon terus berfokus pada pengelolaan risiko yang disiplin, kualitas aset yang sehat, serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Informasi lebih lanjut mengenai kinerja 9M2026 Danamon tersedia dalam materi presentasi Investor & Analyst Briefing yang dapat diakses melalui situs web Danamon. Laporan keuangan konsolidasian Danamon tersedia dan dapat diakses melalui situs web Danamon serta situs web Bursa Efek Indonesia.

####

1Portofolio Kredit dan Trade Finance, termasuk Surat Berharga dan Piutang IMBT.
2Sebagai informasi, informasi keuangan yang dipaparkan pada hari ini telah memperhitungkan dampak dari dua transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali berdasarkan PSAK 338. Pertama, penggabungan usaha antara PT Mandala Multifinance Tbk dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk yang efektif pada 1 Oktober 2025. Kedua, akuisisi tambahan 9,82% saham PT Home Credit Indonesia (HCI) dari PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), yang efektif pada 24 Juni 2026.

Sejalan dengan ketentuan PSAK 338, beberapa angka pembanding untuk periode sebelumnya telah disajikan kembali (restated) seolah-olah transaksi-transaksi tersebut telah terjadi sejak entitas-entitas terkait berada dalam pengendalian yang sama. Penyesuaian ini bertujuan untuk meningkatkan keterbandingan kinerja keuangan antar periode dan semata-mata merupakan penyesuaian akuntansi dalam penyajian laporan keuangan. Dengan demikian, laporan keuangan periode pembanding yang disajikan pada paparan hari ini dapat berbeda dengan yang sebelumnya telah dipublikasikan, namun penyesuaian tersebut tidak mengubah kinerja maupun manfaat ekonomi Danamon.


Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Tarida Fransiska

Corporate Communications Manager

PT Bank Danamon Indonesia Tbk

D-Bank PRO #SelaluMenggoda
Penuhi kebutuhan transaksi dan atur finansial sehari-hari dengan solusi tepat yang bikin semua terpikat dari D-Bank PRO by Danamon!
product icon
Waspada Modus Penipuan Transaksi Online