Bagikan ke

Danamon Umumkan Kinerja Keuangan Semester Pertama 2026

paparan kinerja IH26

Jakarta, 30 Juli 2026 — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini mengumumkan Laporan Kinerja Keuangan dan Operasionalnya untuk semester pertama yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 (1H26) melalui Konferensi Pers di Jakarta yang dilakukan secara virtual. Danamon berhasil menjaga pertumbuhan yang sehat pada fungsi intermediasi dan pendanaan, salah satunya dengan mengoptimalkan sinergi di dalam Satu Grup Finansial (One Financial Group). Sepanjang periode ini, Danamon membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp2,4 triliun1, tumbuh 33% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (“year-on-year”). Kinerja profitabilitas yang sehat ini didukung oleh pertumbuhan total kredit dan trade finance konsolidasian1 sebesar 12% secara year-on-year, yang sejalan dengan pertumbuhan simpanan nasabah sebesar 14% year-on-year.

Nobuya Kawasaki, Direktur Utama Danamon, menjelaskan, “Sepanjang semester pertama 2026, Danamon konsisten merealisasikan fokus strategis untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat kolaborasi dalam ekosistem finansial grup. Salah satu aksi korporasi yang kami lakukan adalah penyertaan modal pada PT Home Credit Indonesia yang menjadikan Danamon sebagai Pemegang Saham Pengendali HCI. Kami optimis melewati paruh kedua tahun ini dengan fondasi finansial kuat dan manajemen risiko yang mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta didukung oleh MUFG sebagai perusahaan induk, anggota grup perusahaan, dan para mitra strategis untuk memberikan solusi finansial holistik kepada nasabah dan seluruh pemangku kepentingan Danamon, serta terus dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia.”

Aktivitas intermediasi Danamon menunjukkan performa yang solid sepanjang paruh pertama 2026. Danamon mencatatkan total kredit dan trade finance konsolidasian tumbuh sebesar 12% secara year-on-year hingga mencapai Rp230,1 triliun. Pertumbuhan total kredit dan trade finance ditopang oleh performa pada lini bisnis Enterprise Banking and Financial Institution yang naik sebesar 19% menjadi Rp109,7 triliun, serta diikuti dengan pertumbuhan berkelanjutan dari lini bisnis SME Banking, Consumer Banking, dan anak perusahaan Danamon. Pada sisi penghimpunan dana, Danamon membukukan total rekening giro, rekening tabungan (current account and savings account atau CASA) dan deposito konsolidasian sebesar Rp181,7 triliun, meningkat 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Danamon terus mencatatkan pertumbuhan profitabilitas yang solid, ditopang oleh ekspansi bisnis yang berimbang dan pengelolaan risiko yang berhati-hati. Pendapatan operasional meningkat 7% secara year-on-year menjadi Rp12,6 triliun, yang turut mendukung pencapaian laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp2,4 triliun. Sejalan dengan hal tersebut, Danamon membukukan margin bunga bersih (NIM) sebesar 8,1%.

Kualitas aset Danamon juga tetap terjaga seiring dengan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Per 30 Juni 2026, rasio Loan at Risk (LAR), berhasil diturunkan menjadi 7,8%, membaik 263 basis poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di saat yang sama, Danamon terus mempertahankan tingkat pencadangan yang solid, tercermin dari rasio cakupan NPL (NPL coverage ratio) yang mencapai 282,4%.

Komitmen Berkelanjutan Danamon untuk Bertransformasi menjadi Satu Grup Finansial

Sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan solusi keuangan holistik yang terintegrasi, Danamon terus memperkuat sinergi dalam lingkup grup perusahaan. Dalam rangka pemenuhan persyaratan pembentukan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional dan Konglomerasi Keuangan MUFG (KK MUFG), Danamon melakukan penyertaan modal pada PT Home Credit Indonesia (HCI) yang efektif tanggal 24 Juni 2026 dengan melakukan pembelian saham HCI yang sebelumnya dimiliki oleh PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.

Melalui penyertaan modal tersebut, Danamon menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP) HCI. Dalam perannya sebagai PSP, Danamon berkomitmen untuk memastikan pengelolaan dan pengembangan bisnis HCI sejalan dengan komitmen berkelanjutan Danamon untuk bertransformasi menjadi Satu Grup Finansial terkemuka bersama MUFG sebagai Perusahaan induk, serta anggota grup lainnya. Sinergi ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kemampuan grup dalam menyediakan solusi keuangan yang holistik dan berorientasi pada pertumbuhan yang berkelanjutan.

###


1Sebagai informasi, informasi keuangan yang dipaparkan pada hari ini telah memperhitungkan dampak dari dua transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali berdasarkan PSAK 338. Pertama, penggabungan usaha antara PT Mandala Multifinance Tbk dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk yang efektif pada 1 Oktober 2025. Kedua, akuisisi tambahan 9,82% saham PT Home Credit Indonesia (HCI) dari PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), yang efektif pada 24 Juni 2026.

Sejalan dengan ketentuan PSAK 338, beberapa angka pembanding untuk periode sebelumnya telah disajikan kembali (restated) seolah-olah transaksi-transaksi tersebut telah terjadi sejak entitas-entitas terkait berada dalam pengendalian yang sama. Penyesuaian ini bertujuan untuk meningkatkan keterbandingan kinerja keuangan antar periode dan semata-mata merupakan penyesuaian akuntansi dalam penyajian laporan keuangan. Dengan demikian, laporan keuangan periode pembanding yang disajikan pada paparan hari ini dapat berbeda dengan yang sebelumnya telah dipublikasikan, namun penyesuaian tersebut tidak mengubah kinerja maupun manfaat ekonomi Danamon.


Untuk pertanyaan media, silakan hubungi:
Tarida Fransiska
Corporate Communications Manager
PT Bank Danamon Indonesia Tbk
D-Bank PRO #SelaluMenggoda
Penuhi kebutuhan transaksi dan atur finansial sehari-hari dengan solusi tepat yang bikin semua terpikat dari D-Bank PRO by Danamon!
product icon
Waspada Modus Penipuan Transaksi Online