Mengenal Jenis Biaya dan 3 Ketakutan Finansial dalam Hidup

Saat memiliki rencana untuk membangun suatu bisnis atau usaha mencari dana tambahan di luar dari penghasilan yang dimilikinya saat tentunya merupakan suatu bentuk tindakan preventif menghadapi masa depan yang tidak pasti. Bagi setiap individu memang ada ketakutan finansial terutama yang berkaitan dengan berbagai jenis jenis biaya yang muncul tanpa diketahui sebelumnya sehingga membuat kita kebingungan saat menghadapinya.

Baik itu mereka yang ingin memiliki usaha maupun anak muda yang sedang ingin mulai melakukan pengelolaan keuangan yang baik diperlukan pemahaman terkait apa saja jenis jenis biaya yang membuat ketakutan finansial pribadi muncul. Di bawah ini kita akan mulai membahas cara mengatasi, jenis biaya hingga apa saja ketakutan finansial yang dihadapi banyak orang.

Jenis Jenis Biaya

Dalam dunia akuntansi dan bisnis atau usaha terdapat jenis jenis biaya berdasarkan banyak hal diantaranya berdasarkan fungsi pokok, kegiatan, objek yang dibiayai hingga jenis biaya lainnya. Namun, kita tidak akan membahas semuanya kita akan membahas beberapa jenis biaya seperti:

  1. Jenis Biaya Berdasarkan Fungsi Pokok
    • Biaya Produksi Jenis biaya ini merupakan akumulasi dari semua pengeluaran yang dibutuhkan dalam suatu proses produksi yang bertujuan untuk menghasilkan suatu produk atau barang. Ini juga meliputi bahan baku, tenaga kerja, beban operasional barang atau pabrik dan lainnya.
    • Biaya Pemasaran Beban yang perlu dikeluarkan untuk memastikan semua produk terbeli oleh konsumen. Contoh biaya ini seperti kegiatan melakukan promosi dan iklan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan maupun UMKM.
    • Biaya Administrasi Umum Biaya ini adalah biaya yang digunakan untuk mengkoordinasikan suatu kegiatan produksi serta pemasaran produk contohnya seperti gaji karyawan, overhead kantor dan lainnya.
  2. Jenis Biaya Berdasarkan Objek yang Dibiayai
    • Biaya Langsung (Direct Cost) Biaya ini adalah pengeluaran yang memiliki kaitannya dengan produksi barang maupun jasa. Biaya langsung ini juga meliputi bahan mentah, tenaga kerja hingga distribusi yang berkaitan dengan produksi. Contoh dari biaya langsung ini seperti perusahaan yang memiliki produk sebuah mobil dan biaya langsung yang terkait dengan bisnis ini merupakan upah yang dibayarkan kepada pekerja untuk membuat produk tersebut serta suku cadang yang digunakan untuk proses produksinya.
    • Biaya Tidak Langsung (Indirect Cost) Ada biaya langsung tentunya ada biaya tidak langsung. Biaya tidak langsung ini merupakan suatu pengeluaran yang tidak berkaitan langsung dengan produksi barang maupun jasa yang tidak dapat diidentifikasi langsung dengan proses produksi secara keseluruhan. Contohnya seperti biaya listrik, upah mandor hingga administrasi pabrik.
    • Itulah beberapa jenis biaya yang muncul berdasarkan fungsi pokok dan objek yang dibiayainya. Jenis biaya di atas memang berfokus kepada mereka para pengusaha perusahaan. Namun, apabila tidak dipahami tentunya akan membuat ketakutan finansial bagi pengusaha tersebut hingga akhirnya berdampak kepada para pekerjanya.
    • Biaya Administrasi Umum Biaya ini adalah biaya yang digunakan untuk mengkoordinasikan suatu kegiatan produksi serta pemasaran produk contohnya seperti gaji karyawan, overhead kantor dan lainnya.
  3. Ketakutan Finansial
    Ketakutan finansial ini tidak hanya dapat dirasakan oleh satu pihak melainkan banyak pihak apabila tidak memahaminya tentu akan berdampak panjang kepada pengelolaan keuangannya. Beberapa hal di bawah ini wajib diperhatikan.
    • Kekurangan Secara Finansial Ketakutan yang satu ini memang menjadi ketakutan yang paling banyak dirasakan oleh banyak orang. Apabila kebutuhan tidak terpenuhi secara baik tentunya akan membuat semua menjadi serba sulit hingga berdampak ke banyak hal lainnya. Hal itu bisa dihindari saat kamu memiliki umur yang produktif untuk mencari uang. Namun, apabila tidak dipersiapkan dengan baik seperti dengan lebih berhemat tentu akan membuat finansial kita semakin lama akan semakin sulit. Karenanya, penting untuk mencukupi kebutuhan dasarnya terlebih dahulu.
    • Takut Terlilit Banyak Hutang Hidup di era sekarang tentunya tidak akan jauh dari hutang. Hal itu memang tidak sepenuhnya salah, apabila kita mampu untuk membayar hingga mengaturnya dengan baik. Namun, alangkah lebih baiknya untuk merencanakannya dari jauh-jauh hari saat ingin berhutang dengan jangan berhutang melebihi penghasilan yang didapatkan, jangan digunakan untuk kebutuhan yang konsumtif hingga gunakan uangnya dengan lebih bijak yaitu untuk kebutuhan yang produktif. Harapannya dengan melakukan pengelolaan hutang dengan baik, maka kondisi keuangan yang kita miliki juga akan berdampak positif.
    • Tidak Memiliki Persiapan di Masa Tua Saat tidak lagi produktif untuk menghasilkan uang merupakan saat yang ditakuti oleh banyak orang. Ketika kita memasuki hari tua tanpa persiapan tentu kita akan kebingungan untuk mencari penghasilan untuk hidup, ketakutan inilah yang harus dihindari dan dipahami sejak dini. Untuk menghindari hal tersebut terjadi di hari tuamu, maka persiapkan hal-hal seperti memiliki dana pensiun, memiliki passive income hingga memiliki usaha yang sudah dibangun di masa mudamu.

Nah, itulah beberapa jenis jenis biaya, ketakutan finansial yang banyak dialami orang hingga cara mengatasinya. Semua orang tentunya ingin memiliki kondisi finansial yang baik yang dapat dinikmati dirinya sendiri. Jika kita sudah memahaminya dan mampu mengatasi ketakutan finansial kita dengan lebih bijak, tentu kondisi finansial kita seiring waktu akan terus mengalami peningkatan. Apabila ingin meningkatkan kondisi finansial dengan cara ingin memiliki usaha kamu dapat memanfaatkan produk pinjaman Dana Instant yang memiliki limit pinjaman hingga Rp200 juta dengan tenor 12 hingga 36 bulan. Produk pinjaman Dana Instant dari Danamon juga memberikan suku bunga suku bunga pinjaman yang kompetitif dan persyaratan yang mudah.


BERITA TERPOPULER