Ketahui 6 Perbedaan Antara Haji dan Umroh Sebelum Berangkat!

Banyak orang yang kadang kurang mengetahui terkait perbedaan antara haji dan umrah. Baik haji dan umroh ini sama-sama diawali dengan keadaan berihram dan memiliki rukun ihram, tawaf, sa’i hingga tahalulu. Namun, lainnya perbedaan haji dan umroh ini juga ada pada rukun, tata cara, hukum hingga waktu pelaksanaannya.

Untuk lebih jelasnya di bawah ini kita akan menjelaskannya dengan lebih lengkap terkait perbedaan keduanya.

Perbedaan Antara Haji dan Umroh

  • Hukum

    Ibadah haji adalah wajib hukumnya bagi setiap muslim yang mampu. Baik itu mampu secara fisik, spiritual dan tentunya finansial. Sementara umroh adalah ibadah yang hukumnya sunnah muakkad atau dianjurkan atau diutamakan.

    Dari Jabir bin Abdillah ra berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya mengenai wajib ataukah sunnah bagi umat muslim untuk menunaikan umroh. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian menjawab, “Tidak. Jika kau berumroh maka itu lebih baik.” (HR. Tirmidzi)

  • Waktu Pelaksanaan

    Ibadah haji memiliki waktu pelaksanaan yang lebih lama dibandingkan dengan ibadah umroh. Pelaksanaan haji sendiri memiliki batasan waktu dimulai dari awal bulan Syawal hingga subuh di hari raya idul adha atau 10 Dzulhijjah. Sedangkan, umroh bisa dilakukan kapan saja. Hal tersebut karena tidak adanya rukun wukuf di Arafah yang dilakukan pada 9 Dzulhijjah.

  • Rukun Haji dan Umroh

    Pelaksanaan haji dan umroh juga dibedakan daripada rukunnya yang mana rukun haji dengan niat ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sa’i dan memotong rambut. Sedangkan, rukun pada umroh tidak ada wukuf di Arafah dengan empat rukun sebelumnya sama atau dilakukan yaitu niat ihram, tawaf, sa’i dan memotong rambut.

  • Tempat Pelaksanaan

    Perbedaan antara haji dan umroh lainnya adalah tempat pelaksanaan. Tempat pelaksanaan dari haji dan umroh ini diawali dengan tempat yang sama yaitu Miqat. Miqat sendiri adalah batas antara boleh tidaknya atau perintah mulai atau berhenti untuk melafadzkan niat. Lalu untuk ibadah haji ini dilanjutkan ke Mekkah atau Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah hingga Mina.

    Pada Umroh yaitu Miqat, Mekkah atau Masjidil Haram. Tawaf dan sa’i umroh ini sendiri juga dilaksanakan di Masjidil Haram.

  • Makna

    Haji memiliki arti Al-Qashdu yang juga memiliki makna mengunjungi atau menyengaja melakukan sesuatu yang agung. Lalu, hal ini merujuk kepada kegiatan umat islam yang datang ke baitullah secara fisik dan jiwa dalam bentuk untuk menunaikan amalan tertentu sesuai dengan syarat atau waktu tertentu yaitu pada bulan haji.

    Sedangkan, umroh secara sederhana dimaknai sebagai ziarah ke tanah suci untuk melaksanakan amalan tertentu. Selain itu, umroh juga bisa dikatakan sebagai mendatangi ka'bah untuk melaksanakan tawaf, sa’i dan bercukur. Umroh juga dikatakan sebagai haji kecil karena sebagian kegiatan yang dilakukan beberapa seperti sedang haji.

Itulah beberapa perbedaan antara haji dan umroh. Dengan mengetahui kedua perbedaan baik itu dari haji maupun umroh harapannya dapat lebih memahami makna hingga tujuan ibadah haji dan umroh.

Untuk kamu yang ingin mulai merencanakan serta mempersiapkan baik itu haji maupun umroh. Maka, dapat menggunakan produk tabungan syariah dari Danamon. Danamon menyediakan berbagai kebutuhan simpanan terkait haji dan umroh. Mulai dari Tabungan BISA Umrah iB hingga Tabungan Haji. keduanya menggunakan prinsip syariah Mudharabah (bagi hasil) yang bertujuan untuk membantu nasabah dalam merencanakan dana ibadah haji dan umroh.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk persiapkan dan rencanakan dari sekarang ibadah haji dan umroh dari sekarang!