Ingin Naik Haji di Usia 30-an? Menabunglah dengan Cara Ini!

Mempersiapkan dana haji tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak hal yang menghambat Anda untuk mengumpulkan dana haji. Entah itu yang berasal dari diri sendiri seperti kebutuhan lain yang belum tercukupi, atau justru faktor eksternal seperti nilai dolar yang terus naik. Untuk membantu Anda, berikut beberapa tips dan trik untuk mempersiapkan dana haji agar dapat naik haji di usia 30-an.

Hitung Estimasi Biaya yang Harus Dikeluarkan

 

Menabung akan terasa lebih sulit tanpa adanya target. Begitu pula saat Anda harus menabung dana haji, pastikan untuk memiliki target yang jelas. Target ini bisa berupa total estimasi biaya yang harus dikeluarkan untuk pergi ke tanah suci. Perhitungan tadi sudah mencakup Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), dana darurat, serta dana lainnya yang berkaitan. 

Umumnya BPIH akan bergantung embarkasi, nilai mata uang rupiah, jenis haji yang diambil, serta kebijakan dari pemerintah setempat. Besaran BPIH sering kali naik tiap tahunnya. Untuk itu penting bagi Anda mengetahui besarannya agar saat menabung bisa mendapatkan target yang jelas. Informasi terkait BPIH biasanya dapat diperoleh dengan mengakses situs resmi Kementrian Agama Republik Indonesia.  

Hitung Jumlah Tahun untuk Menabung Dana Haji

 

Di samping menghitung total estimasi biaya yang harus dikeluarkan untuk naik haji, Anda juga harus menghitung tahun untuk menabung dana haji. Biasanya bank yang ditunjuk Kementrian Agama sebagai penerima setoran haji akan memiliki skema khusus untuk dana haji. Skema ini bisa sangat variatif, namun umumnya memiliki alur sebagai berikut:

  1. Jamaah membuka rekening di bank penerima setoran
  2. Jamaah mulai menabung dana haji
  3. Tabungan jamaah mencapai Rp25 juta
  4. Pihak bank akan mendaftarkan jamaah dengan menyetorkan dana ke Kemenag
  5. Jamaah resmi terdaftar sebagai calon jamaah haji dan bisa meneruskan setoran BPIH

Dengan demikian, waktu untuk menabung dana haji dapat dibagi menjadi dua. Pertama adalah untuk mendaftar dan kedua adalah untuk melunasi setoran. Anda sebaiknya tidak menghabiskan waktu terlalu lama untuk memenuhi dana minimal mendaftar haji (Rp25 juta). Semakin lama Anda mendaftar, maka semakin panjang pula durasi untuk menunggu keberangkatan.

Buka Rekening Khusus Tabungan Haji

 

Anda akan kesulitan menabung jika tidak fokus. Agar lebih fokus, sebaiknya Anda membuka rekening khusus tabungan haji. Selain untuk membuat Anda lebih fokus, membuka rekening khusus untuk tabungan dana haji juga lebih aman. Uang tabungan haji tidak akan tersentuh kebutuhan lain jika Anda memisahkannya dalam sebuah rekening khusus.
Sekarang ini Anda tidak perlu kesulitan untuk membuka rekening khusus tabungan haji. Kemenag telah menunjuk beberapa bank yang bertindak sebagai penerima setoran sekaligus pengelola dana haji. Anda tinggal memenuhi persyaratan dari bank untuk membuka rekening.

Dukung dengan Berinvestasi

 

Merasa kesulitan untuk mempersiapkan dana haji? Anda merasa gaji bulanan tidak cukup? Coba pertimbangkanlah investasi. Sekarang ini sudah tersedia investasi berbasis syariah yang aman dan sesuai dengan hukum Islam sehingga Anda tidak perlu lagi mempertanyakan kehalalannya. Salah satu investasi berbasis syariah adalah reksa dana syariah.

Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi jangka panjang yang memiliki risiko lebih kecil dibanding investasi lainnya. Anda bisa menggunakan investasi ini di saat mempersiapkan dana haji. Hitung dengan cermat supaya imbal hasil yang didapat sesuai dengan estimasi biaya yang diperlukan untuk berhaji.

Cari Penghasilan Tambahan

 

Jika Anda merasa belum terampil untuk berinvestasi, masih ada cara lain yang bisa ditempuh untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Salah satunya adalah berbisnis kecil-kecilan. Anda dapat menekuni bisnis online yang relatif lebih mudah dikelola jika dibandingkan dengan bisnis lain. Di samping itu, bisnis online juga bisa dimulai tanpa modal yang besar.

Anda dapat bergabung menjadi reseller atau dropship sebuah barang yang sedang diminati. Dengan menjadi reseller atau dropship, Anda tidak harus keluar modal besar untuk membeli barang yang akan dijual. Modal yang harus Anda miliki hanyalah koneksi internet serta niat.

Mempersiapkan dana haji memang tidak mudah. Akan selalu banyak rintangan yang menghalangi Anda untuk melakukan pengelolaan dana haji dengan tepat. Guna membantu Anda mempersiapkan dana haji, Bank Danamon Syariah menghadirkan Tabungan Rencana Haji iB. Seluruh prosesnya telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga dana haji Anda akan aman. Persyaratanya pun mudah, Anda bisa langsung memiliki Rekening Tabungan Jamaah Haji (RJTH) bersama Danamon. 


BERITA TERPOPULER