4 Cara Pintar Melihat Potensi Pasar Sebelum Memulai Sebuah Bisnis

Memulai sebuah bisnis bukanlah perkara yang mudah. Banyak hal yang harus Anda perhatikan dan pertimbangkan agar keputusan membuka bisnis tak mengecewakan. Sementara membuka bisnis sendiri memang bisa jadi menyenangkan dan menguntungkan, namun apabila Anda tidak cukup teliti hasilnya bisa jauh dari apa yang Anda inginkan. Salah satu hal yang patut Anda pertimbangkan adalah potensi pasar. Sangat penting bagi Anda untuk memahami dengan jelas potensi pasar yang ada sebelum merealisasikan ide yang Anda punya. Memulai sebuah bisnis sebelum melihat potensi pasar hanya akan menjadi salah satu keputusan terburuk yang pernah Anda lakukan.

Melihat potensi pasar menjadi krusial karena Anda dapat mengetahui seluk beluk bisnis yang nantinya akan Anda geluti secara menyeluruh. Berbagai hal mulai dari potensi pelanggan hingga ketatnya persaingan harus Anda pertimbangkan dengan matang. Dengan memperhatikan potensi pasar, lebih besar kemungkinan Anda menciptakan sebuah produk atau jasa yang berguna. Berikut informasi lengkapnya!

Baca Juga: Potensi ikan di Ambon inspirasi Nike dirikan bisnis abon

 

Buat Database Pelanggan

Pelanggan merupakan aset terbesar dalam sebuah bisnis. Oleh karena itu, membuat database pelanggan sebelum memulai bisnis adalah langkah pertama yang harus Anda lakukan. Apabila Anda dapat memperkirakan jumlah pelanggan yang bisa didapatkan, akan lebih mudah bagi Anda untuk sampai pada kesimpulan apakah ide bisnis yang Anda punya tersebut patut direalisasikan.

Karena ini merupakan kali pertama Anda membuka usaha, maka untuk membuat database pelanggan Anda perlu memulai dengan melakukan survey pasar. Buat dan distribusikanlah angket atau kuesioner kepada masyarakat sekitar lokasi bisnis incaran Anda. Hal ini untuk mengetahui seberapa besar sebenarnya minat masyarakat sekitar terhadap ide bisnis yang ingin Anda jalani.

Jika angket atau kuisioner tidak berhasil, Anda bisa mempertimbangkan untuk menyisihkan waktu melakukan wawancara secara langsung. Dengan begitu, Anda akan memiliki gambaran mengenai minat dan kebutuhan calon pelanggan Anda nantinya. Usahakanlah untuk melakukan survey dengan luas agar hasil yang Anda dapatkan lebih meyakinkan. 
Selain survey, sebenarnya Anda juga bisa memanfaatkan daftar networking Anda untuk membuat database pelanggan yang optimal. Mungkin sebelumnya Anda bekerja di sebuah perusahaan yang memberikan Anda kesempatan untuk bertemu banyak orang. Anda bisa memanfaatkan networking yang telah Anda bangun tersebut untuk melakukan survey tambahan jika dibutuhkan. 

Yang terpenting adalah, melalui database pelanggan ini Anda dapat mengetahui tentang apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh konsumen. Tentu Anda tak ingin menjual sesuatu yang tidak dibutuhkan. Minimalisir kemungkinan produk atau jasa yang Anda tawarkan jadi ide yang sia-sia dengan membuat database pelanggan yang bisa Anda andalkan.

Baca Juga: 2 Ide bisnis kreatif saat musim hujan

 

Petakan Daya Beli Konsumen

 

Hal yang tidak kalah penting dari membuat database pelanggan adalah memetakan daya beli konsumen. Langkah ini dapat menghindarkan Anda dari proses produksi barang atau jasa yang harganya terlalu mahal dan tidak sesuai dengan target konsumen Anda. Apabila Anda dapat memetakan daya beli konsumen dengan tepat, akan lebih besar kemungkinan produk Anda dilirik dan dibeli pelanggan nantinya.

Mampu membuat produk yang berkualitas namun sesuai dengan daya beli konsumen memang bukan perkara mudah. Namun sebagai seorang pebisnis, Anda tentunya harus paham memadukan kedua hal ini untuk menghadirkan produk atau jasa yang konsumen butuhkan dan bisa digunakan. Jangan sampai Anda memaksakan diri dan nantinya malah jadi rugi.

Baca Juga: Cara efektif mengelola utang dan piutang dalam berbisnis

 

Analisis Potensi Pasar

 

Cara terbaik yang bisa Anda lakukan untuk menghasilkan produk yang tepat adalah dengan melakukan analisis potensi pasar. Langkah ini akan memberikan Anda kesempatan untuk meningkatkan potensi barang atau jasa Anda diminati nantinya. Hal pertama yang bisa dilakukan adalah melakukan pendekatan permintaan. Metode ini menekankan kebutuhan konsumen yang hingga saat ini belum sepenuhnya terpenuhi.

Dengan melakukan pendekatan permintaan, Anda bisa mengisi kekosongan dan memenuhi kebutuhan tersebut dan memuaskan pelanggan. Contohnya, Anda tinggal di daerah yang memiliki akses terbatas menuju pasar untuk membeli sayur-sayuran segar. Masyarakat sekitar Anda merasa kondisi tersebut melelahkan. Kondisi seperti ini bisa Anda manfaatkan untuk membuka bisnis melalui analisis potensi pasar.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan pendekatan penawaran. Langkah ini merupakan kemampuan yang Anda miliki sebagai pebisnis dalam menawarkan barang atau jasa terbaik bagi pelanggan. Setelah membuat produk atau barang, hal yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah mencari pasar yang membutuhkan barang atau jasa yang Anda tawarkan. Pahamilah keinginan dan tren yang tengah berlaku di masyarakat untuk dapat lebih mudah memasarkan produk atau jasa Anda. Berbagai hal lainnya seperti daya beli konsumen, peta persaingan, hingga kualitas produk juga harus Anda pahami dengan sempurna untuk dapat menjadi acuan pengembangan usaha Anda.

Baca Juga: 4 Pebisnis Indonesia yang mengubah hal biasa jadi luar biasa

 

Luncurkan Marketing Kreatif

 Terkadang, produk yang berkualitas dan besarnya database tidaklah cukup untuk memulai bisnis yang sukses. Anda perlu sesuatu yang dapat mendorong perkembangan usaha Anda, salah satunya adalah dengan meluncurkan marketing kreatif. Mengingat marketing merupakan salah satu hal terpenting yang harus Anda perhatikan, mampu meluncurkan marketing kreatif bisa menjadi jawaban yang Anda perlukan.

Mulailah dengan menentukan konsep marketing dan strategi pemasaran yang menurut Anda paling efektif dalam memasarkan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Jika kurang pengalaman, Anda bisa mengumpulkan informasi dari orang-orang yang lebih dulu sukses di bidang yang ingin Anda geluti sekarang. Dengarkan dan realisasikan informasi tersebut untuk menciptakan marketing kreatif versi Anda sendiri.

Anda membutuhkan marketing kreatif karena pastinya Anda perlu menyediakan sesuatu yang berbeda. Saingan Anda begitu banyak, dan jika langkah yang Anda ambil tidak tepat, usaha yang baru ingin Anda mulai tak akan mampu bertahan. Fokuslah merencanakan strategi pemasaran tersebut untuk mendorong perkembangan usaha yang akan Anda mulai.
Jika bisnis yang ingin Anda mulai masih kecil, tentu Anda membutuhkan strategi dan marketing kreatif yang rendah biaya. Tak perlu terlalu khawatir karena kini ada banyak tool marketing yang bisa Anda manfaatkan. Mulai dari melakukan kerja sama dengan rekan yang Anda punya, hingga mengenalkan produk baru Anda melalui media sosial gratis yang tersedia.

Memperkenalkan produk Anda melalui sosial media bisa menjadi pilihan yang bermanfaat. Apalagi bisnis online kini sudah banyak bermunculan. Meskipun bisnis Anda tak bergerak di bidang online, namun melakukan marketing kreatif dan strategi pemasaran secara online tentu masih bisa Anda lakukan. Selain gratis, hal ini setidaknya dapat membuat lebih banyak orang mengetahui tentang keberadaan bisnis yang Anda jalani.

Mulailah bisnis Anda dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah. Apabila Anda melakukan hal yang Anda inginkan, pasti selalu ada jalan. Yang Anda butuhkan adalah sedikit keberanian dan pastinya kedisiplinan. Nah, permudahlah perjalanan bisnis Anda dengan mengunjungi Danamon Solusi UKM untuk mendapatkan solusi mengembangkan usaha Anda. Semoga bermanfaat!


BERITA TERPOPULER