Derby & Rivalitas Terpanas Menjelang Akhir Tahun

Cikal bakal nama derby pertama kali muncul di Inggris sekitar abad ke-12. Panditfootball.com mencatat, di kota Ashbourne, Derbyshire, Inggris, ada dua tim yang memainkan olahraga sejenis sepak bola bercampur rugbi dengan sebutan Royal Shrovetide Football Match. Dua tim lokal dari Derbyshire ini bertanding dengan jumlah pemain mencapai 1000 orang. Setelah itu, sejarah mencatat bahwa pertandingan antar rival sekota ini disebut dengan Local Derby (Derbyshire).

Ratusan tahun setelah itu, di Inggris ada puluhan derby yang beraroma tidak kalah panasnya dari derby pertama tersebut. Salah satu derby paling panas di Liga Inggris musim ini adalah derby Manchester, yakni antara Manchester United melawan Manchester City. Dalam sepuluh tahun terakhir, kota Manchester ini sudah 6 kali berbagi gelar. Nah, pada akhir pekan ini, Manchester United akan menjamu Manchester City di derby Manchester edisi ke-175, berikut fakta & statistik menarik dari derby Manchester.

Sebagai Pemulus Ambisi Gelar Juara

Memasuki pekan ke-15, Manchester City unggul 8 poin di puncak klasemen sementara dari Manchester United yang berada di posisi kedua. Memang apapun hasil pertandingan derby nanti tidak akan mempengaruhi klasemen sementara Liga Inggris, tetapi jarak yang terpangkas atau melebar akan menjadi penentu siapa yang akan mulus menggapai gelar juara Liga Inggris. Bisa dibilang, sampai pekan ke-15 ini hanya United yang punya kemungkinan untuk mendekati City karena Chelsea dan Liverpool masih tertatih-tatih pada posisi 3 & 4 klasemen sementara. Terlebih dengan padatnya jadwal klub-klub Inggris di bulan Desember ini, hasil pertandingan nanti akan jadi poin berharga untuk kedua tim. Dengan sejarah 174 derby Manchester sebelumnya, memang United unggul jauh dengan 72 kemenangan, dibandingkan City yang menang di 50 pertandingan serta 52 laga kedua tim berakhir imbang.

Perseteruan Pep Guardiola dan Jose Mourinho

Ini bukan gelaran pertama atau kedua bagi Pep Guardiola yang akrab di sapa (Pep) dan Jose Mourinho (Mou). Kedua pelatih yang sudah sama-sama memiliki 2 gelar Champions League ini sempat berduel hebat saat di Spanyol bertajuk El Clasico, beberapa tahun silam. Aroma persaingan sudah muncul saat Pep mengatakan bahwa David Silva mengalami cedera dan tidak bisa bermain akhir pekan ini. Mou pun tidak tinggal diam, dilansir dari dailymail.co.uk, dia mengatakan bahwa Pep pintar untuk urusan mind games & tactical. Ya dari statistik yang ada 19 kali perseteruan antara kedua pelatih tersebut memang membuat Pep lebih unggul dibandingkan Mou. Pep menang 9 kali, sedangkan Mou hanya menang 4 kali dan sisanya 6 laga berakhir imbang (www.football365.com). Tapi perlu di ingat laga derby kali ini akan diselenggarakan di Old Trafford, stadion yang terkenal “tidak ramah” untuk semua tim tamu yang bermain di sana, aspek ini yang akan dimanfaatkan oleh Mou. Kedua pelatih memang sudah terkenal dengan rivalitasnya, saling melempar pernyataan kontroversi dan saling adu strategi membuat bumbu derby Manchester nanti akan sangat menarik untuk ditonton.

Adu Kekuatan di Setiap Lini

City secara perkasa tidak pernah kalah di 15 pertandingan awal Liga Inggris (14 menang 1 imbang) musim ini menjadi tim paling produktif di Liga Inggris dengan memasukkan 36 gol. Tetapi untuk urusan bertahan United menjadi yang terbaik, dengan hanya kebobolan 9 kali, paling sedikit dibandingkan 19 tim lainnya. Tentu United patut berterima kasih kepada David De Gea karena performanya yang sedang on fire saat ini. Tercatat di pertandingan terakhir melawan Arsenal, David De Gea melakukan 14 penyelamatan, dengan hasil itu membuat kiper yang dibeli Sir Alex Ferguson dari Atletico Madrid 2011 silam ini memilki jumlah penyelamatan terbanyak di 1 pertandingan. Memang hal ini tidak hanya buah kerja keras David De Gea sendiri, kapten Manchester United yang juga menjadi bek sayap, Antonivo Valencia dan Ashley Young serta duet bek Marcos Rojo dan V.N Lindeloef juga bermain apik di beberapa pertandingan terakhir. Sedangkan di kubu City, penjaga gawang Ederson Moraes yang sejauh ini hanya kebobolan 10 gol di Premier League juga sering dipadukan dengan 4 pemain bertahan. Kyle Walker, Nicolas Otamendi, Eliaquim Mangala & Danilo Luiz Da Silva menjadi palang pintu yang “tebal” membuat pertahanan City sulit di tembus.

Di sektor tengah untuk urusan statistik, pemain City lebih mentereng daripada United. Kevin De Bruyne dan David Silva masing-masing sudah mengumpulkan 8 assist dan total 6 gol. Sedangkan pemain tengah United, hanya Henrikh Mkhitaryan dan Paul Pogba yang bermain dominan dengan masing-masing menghasilkan 5 assist. Dengan absennya Paul Pogba karena terkena kartu merah saat melawan Arsenal, praktis pilihan Mou hanya tertuju kepada Ander Herrera, Henrikh Mkhitaryan dan “gelandang pengangkut air” Nemanja Matic untuk laga malam nanti.

Maju ke lini depan lagi-lagi City lebih unggul dari United. Romelu Lukaku memang sudah mencetak 8 gol, tetapi dari 8 pertandingan terakhirnya striker asal Belgia ini hanya mampu mencetak 1 gol. Dibandingkan dengan lini depan City, Sergio Kun Aguero dan Raheem Sterling dominan dengan masing-masing mencetak 9 gol serta pemain muda Gabriel Jesus 8 gol. Rasanya kali ini kubu United akan berharap lebih kepada Jesse Lingard yang tampil baik di 2 pertandingan terakhirnya dengan mencetak 3 gol dan 1 assist.

Sejatinya situasi di 15 menit terakhir pertandingan akan menarik untuk ditonton, di mana kedua tim memiliki statistik yang cukup baik untuk urusan mencetak gol di babak kedua dan menit-menit akhir pertandingan.

Jadi Derby Termahal dan yang Paling Banyak Ditonton Musim Ini

Bukan derby merseyside ataupun north west derby antara Liverpool melawan Manchester United yang menjadi derby paling banyak ditonton musim ini, tetapi derby Manchester yang paling ditunggu oleh penggila bola di Inggris maupun dunia. Telegraph memberitakan, setidaknya satu miliar orang dari 189 negara di Eropa akan menyaksikan derby Manchester lewat layar kaca & live streaming. Selain itu, derby Manchester juga memegang rekor sebagai pertandingan yang paling banyak ditonton di Inggris di tahun 2012 yaitu dengan empat juta penonton. Tidak hanya sebagai derby paling banyak ditonton, derby Manchester juga menjadi pertandingan paling mahal karena harga pemain dari kedua tim ini ditaksir mencapai 650 juta dolar!

Setelah secara mengejutkan Chelsea kalah dari West Ham United (Sabtu 09/12/17) praktis persaingan juara paruh musim hanya menyisakan duo Manchester. Dengan selisih 8 poin, kemenangan akan menjadi harga mati agar United bisa terus menempel City di papan atas klasemen Liga Inggris. Jika United terpeleset, bukan tidak mungkin City akan melaju mulus di peringkat pertama sampai awal tahun depan.

Dengan fakta serta statistik menarik dan panasnya suasana derby Manchester kali ini, kamu pasti juga ingin ikutan merasakan bagaimana serunya atmosfer menonton langsung pertandingan Manchester United di Old Trafford, jangan khawatir kamu masih berpeluang untuk nonton langsung di Old Trafford! Dengan bertransaksi menggunakan Kartu Danamon Manchester United, kamu bisa mendapatkan poin yang akan diundi untuk mendapatkan kesempatan menonton pertandingan Manchester United di Old Trafford, atau poin yang bisa ditukar dengan jersey bertanda tangan pemain Manchester United, syal, dan merchandise menarik lainnya. #DanamonRedMatch