Sehat Finansial, Cegah Anda Lari dari Kenyataan!

Hidup sehat membuat pikiran lebih tenang dan membantu kita melakukan kegiatan sehari-hari dengan baik. Namun, bagaimana jika kondisi finansial tidak sehat? Pengeluaran lebih besar dari pendapatan, gaji habis tak bersisa setiap bulannya bahkan tidak memiliki solusi perlindungan terhadap risiko-risiko di masa depan? Apakah yakin dapat fokus mencapai tujuan hidup sehat atau justru lari dari kenyaataan? Agar dapat mencapai finansial yang sehat maka seseorang harus dapat mengelola keuangan dengan sehat. Bagaimana caranya? Berikut ini kuncinya; 

1. Catat Pengeluaran 
Mengetahui setiap pengeluaran dapat membuat Anda mengevaluasi kebutuhan apa yang menjadi prioritas maupun yang menjadi kebutuhan tambahan. Dengan demikian kita dapat memangkas kebutuhan yang dianggap bukan kebutuhan utama sehingga dapat menghemat pos-pos pengeluaran. 

2. Membuat Anggaran 
Merencanakan dana dapat membantu Anda menghabiskan dana dengan tepat sesuai dengan kebutuhan. Hal ini juga membantu Anda agar dapat mengelola finansial lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan. 

3. Rencana untuk masa depan 
Sisihkan dana untuk masa depan. Idealnya Anda dapat menggunakan rumus 30- 30 – 40 untuk pengeluaran.  30% persen pertama dapat kita gunakan untuk dana sosial atau kebaikan dan cicilan. Selanjutnya, 30% lagi untuk masa depan yaitu membeli asuransi sebagai proteksi dari risiko kehidupan, investasi dan dana simpanan maupun dana darurat. Terakhir 40% dapat digunakan untuk pengeluaran. Tidak harus terpaku 40% dihabiskan untuk pengeluaran, jika pengeluaran Anda kurang dari jumlah tersebut, Anda dapat mengalokasikannya untuk dana masa depan.