Yuk Ketahui Manfaat Olahraga Lari

Lari dianggap sebagai olahraga yang mudah, murah, bisa dilakukan siapa pun, dan kapan pun. Anggapan ini benar. Olahraga lari bisa menjadi pilihan yang tepat untuk siapapun yang ingin mulai berolahraga.

Dengan memilih lari, Anda bisa langsung mulai berolahraga tanpa membutuhkan terlalu banyak perlengkapan, selain sepatu olahraga yang nyaman. Jenis olahraga paling sederhana ini pun memiliki segudang manfaat bagi tubuh.

Manfaat Olahraga Lari

Meskipun dipandang sebagai olahraga yang murah, ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan. Olahraga lari yang dianjurkan adalah selama 5 hingga 10 menit setiap hari, dengan kecepatan sedang (6 mil perjam). Dengan melakukannya secara rutin, inilah manfaat yang akan Anda dapatkan:

 

  1. Menyehatkan jantung
    Jantung pun perlu dilatih agar lebih sehat. Olahraga lari adalah latihan yang tepat bagi jantung. Pada saat berlari, jantung akan berdetak lebih kencang, terutama ketika Anda baru memulai berolahraga. Jika Anda sudah rutin olahraga lari, detak jantung tidak akan sekencang ketika kali pertama mulai latihan, artinya jantung sudah terlatih.
  2. Meningkatkan stamina
    Pada saat olahraga lari, aliran darah akan menjadi lebih lancar. Hal ini membuat vitamin, mineral, dan zat-zat yang diperlukan tubuh menjadi lebih mudah diserap. Tubuh pun akan tercukupi nutrisinya, dan berdampak pada stamina yang meningkat.
  3. Menguatkan otot tulang dan kaki
    Olahraga lari tentu saja menjadikan kaki sebagai organ tubuh yang dominan digunakan. Otot dan tulang akan bergerak secara aktif sehingga melatih kekuatannya. Selain itu, olahraga lari secara rutin akan merangsang koordinasi kaki dalam bekerja sama dengan anggota tubuh lain, serta memperbaiki strukturnya.
  4. Menurunkan risiko obesitas
    Olahraga lari efektif membakar lemak, karena berlari membutuhkan banyak kalori. Semakin rutin berolahraga lari, akan semakin banyak lemak yang terbakar. Pada akhirnya, risiko obesitas menurun.
  5. Memperbaiki suasana hati
    Berlari terbukti dapat memperbaiki suasana hati. Hal ini karena tubuh melepas hormon endorfin. Hormon ini akan berinteraksi dengan reseptor di otak, sehingga mengurangi rasa sakit. Olahraga lari juga dipercaya dapat menurunkan risiko terjadinya depresi.

Persiapan Sebelum Lari

Setelah mengetahui manfaat olahraga lari, sekarang saatnya Anda menyiapkan diri untuk rutin melakukan olahraga ini. Anda juga bisa mengikuti berbagai kegiatan lari seperti fun run atau marathon. Jika ingin mengikuti kegiatan seperti ini, ada berbagai hal yang harus disiapkan, yaitu:

 

  1. Stamina tubuh
    Pada saat akan mengikuti kegiatan lari, siapkan stamina tubuh Anda. Jika perlu, konsultasilah dengan dokter, terutama jika Anda memiliki risiko seperti radang sendi. Siapkan juga tubuh agar fit, misalnya saat latihan, gantilah pakaian jika sudah basah oleh keringat. Setelah berolahraga lari, mandilah dengan air hangat. Tubuh yang kedinginan setelah latihan dapat menyebabkan kekebalan tubuh melemah, sehingga mudah jatuh sakit.
  2. Atur pola makan
    Jangan lupa makan sebelum memulai olahraga lari, namun hindari makan dalam porsi besar. Makanan yang dianjurkan adalah yang mengandung karbohidrat, zat besi, vitamin C, omega 3, serta makanan rendah serat. Makanlah dalam tiga hingga enam jam sebelum mulai berlari, serta cukupi juga kebutuhan air. 
  3. Buat jadwal latihan mingguan
    Sebelum ikut kegiatan lari, buatlah jadwal latihan rutin, setidaknya dua hingga tiga kali dalam seminggu. Bagi pemula, tidak perlu latihan yang terlalu berat. Cukup lakukan jalan santai, jogging, lari cepat, dan lari jarak jauh secara bertahap. 
    Jangan lupa berikan latihan tambahan seperti peregangan atau latihan ringan yang santai. Misalnya, yoga, berenang, dan bersepeda, tujuannya untuk membantu meningkatkan stamina tubuh. 
  4. Tidur cukup
    Tidur yang cukup penting untuk memulihkan tenaga dan memberi waktu bagi seluruh anggota tubuh untuk beristirahat, setelah olahraga lari. Tidur cukup juga berkontribusi dalam memperbaiki otot yang sudah bekerja keras, memperkuat sistem kekebalan tubuh, membuat mental lebih stabil, serta membuat Anda menjadi lebih fokus. 
  5. Siapkan pakaian yang nyaman
    Pilih pakaian yang terbuat dari material sintetis seperti polypropilene agar kulit tetap bisa bernapas saat berolahraga. Hindari pakaian yang terbuat dari katun, karena akan menyerap keringat sehingga tubuh terasa dingin karena pakaian yang basah. Pilih juga sepatu yang nyaman dan sudah terbukti kekuatannya, terutama di bagian sol. 

Danamon Run, Ajang Olahraga Lari yang Seru

 

Berminat mengikuti lomba lari? Tahun ini Danamon Run diadakan lagi, lho.

Danamon Run adalah lomba lari dengan konsep unik dan pertama di Indonesia, di mana pelari dapat menentukan garis finish ketika sedang berlari. Di tahun ketiganya ini, Danamon Run akan diadakan pada 10 November 2019 di area ICE BSD, Tangerang Selatan.

Terdapat empat kategori jarak lomba lari, yaitu 5K, 10K, 15K, dan 21K. Serta terbuka bagi pelari professional maupun pemula, para peserta dapat mendaftar dengan kategori individu umum atau master untuk usia di atas 45 tahun.

Jangan lupa untuk ikut serta pada ajang lomba lari seperti Danamon Run 2019. Bersenang-senang sekaligus evaluasi terhadap kemampuan lari Anda. Untuk informasi seputar Danamon Run, bisa anda dapatkan di sini.


ALSO READ
MOST POPULAR