|
Menyiapkan Dana Pendidikan
Di era modern ini pendidikan yang berkualitas merupakan kebutuhan mutlak
yang harus dipenuhi. Terlebih lagi tingginya pendidikan seseorang masih
menjadi salah satu ukuran dalam pencapaian karir. Hal ini mengakibatkan
para orang tua berlomba-lomba untuk dapat memberikan pendidikan yang terbaik
bagi putra-putrinya.
Seiring dengan keinginan untuk memberikan pendidikan
yang layak, para orang tua dihadapkan pada kenyataan bahwa biaya pendidikan
kian melonjak tajam bersamaan dengan meningkatnya biaya kebutuhan hidup.
Perencanaan keuangan sebaik-baiknya dan sedini mungkin merupakan solusi
terbaik agar dana pendidikan anak tidak terbengkalai.
Mengutip pernyataan dari Izakea
Mahdi, President Director Mess Pierson Finas Investment Management
(Kompas 8/7), ada beberapa faktor utama yang dapat menjadi bahan pertimbangan
dalam mempersiapkan pendidikan anak yaitu, mengambil waktu sejauh mungkin.
Semakin lama waktu menabung semakin kecil cicilan per bulannya dan pada
akhirnya semakin ringan pula beban penabung.Oleh karena itu Izakea menganjurkan
untuk menabung sedini mungkin.
Faktor kedua, adalah pertimbangan atas
tingginya bunga yang ditawarkan dengan tujuan bahwa semakin tinggi
bunga yang diberikan semakin cepat pula pencapaian dana yang diinginkan.
Faktor berikutnya adalah adanya perlindungan
asuransi untuk menjamin dana pendidikan si anak dengan tujuan meminimalkan
ketidakpastian yang mungkin terjadi di masa depan.
Faktor terakhir dan yang tidak kalah pentingnya adalah
masalah fleksibilitas penyetoran dan pengambilan
dana. Pertimbangan yang terakhir ini untuk mengantisipasi melesetnya
perhitungan keuangan kita atau untuk kebutuhan-kebutuhan lain yang sangat
mendesak sehingga kita dapat melakukan pengambilan sebagian dana kita.
Dan sebaliknya kita dapat melakukan penyetoran dana kapan saja misalnya
bila kita mendapatkan bonus atau THR (Tunjangan Hari Raya).
Dengan melihat dari saran yang diberikan oleh Izakeea,
memang tidak mudah untuk menentukan tabungan pendidikan yang dapat mengakomodir
kebutuhan tersebut. Terlebih lagi sejumlah bank sudah meluncurkan produk
yang sama dengan berbagai macam keistimewaan yang ditawarkan. Nasabah
memang harus selektif dalam memilih, simaklah tips berikut untuk memilih
tabungan yang di cover dengan asuransi
- Jangan terpengaruh pada Tabungan Pendidikan yang
Manfaat Asuransinya gratis!
Anggapan bahwa produk yang memberikan asuransi gratis memang akan menghasilkan
saldo investasi yang lebih tinggi adalah tepat. Namun, kenyataannya
tidak ada produk asuransi yang benar-benar gratis yang diberikan oleh
bank. Untuk menanggung resiko-resiko kematian nasabah akibat kecelakaan/
penyakit, bank harus bekerja sama dengan perusahaan asuransi. Tidak
ada bank yang menanggung sendiri resiko tersebut karena hal ini bertentangan
dengan ketentuan perbankan.
Di sisi lainnya, pihak asuransi pasti akan mengenakan premi/biaya asuransi.
Jika manfaat asuransi diberikan gratis ke nasabah maka nantinya akan
dibebankan kepada bank. Dengan dibebankannya premi asuransi ini, bank
akan melihat premi ini sebagai cost of fund dari produk tabungan pendidikan
ini. Akibatnya, dalam usahanya mempertahankan profit margin, maka pihak
bank harus mengurangi bunga (interest rate) yang diberikan kepada nasabah.
Maka walaupun manfaat asuransi diberikan secara "gratis",
namun pada akhirnya nasabah juga yang terbebankan oleh premi asuransi
ini yaitu dengan melalui "pengurangan suku bunga" yang seharusnya
diperoleh nasabah.
Pembebanan dengan cara pengurangan suku bunga ini, akan sangat merugikan
nasabah karena dengan semakin meningkatnya saldo nasabah maka "biaya"
yang harus dikorbankan nasabah akan semakin besar. Sebagai contoh,
dengan pengorbanan suku bunga 1% untuk saldo
Rp. 1 juta maka besarnya premi yang menjadi beban nasabah adalah Rp.
10,000 namun jika saldo nasabah telah mencapai Rp. 100 juta maka besarnya
premi yang menjadi beban nasabah adalah Rp. 1,000,000.
Konsep pemberian asuransi gratis dengan cara pengurangan suku bunga
ini sangat tidak cocok di lakukan pada produk tabungan pendidikan
yang memiliki jangka waktu yang cukup lama sehingga beban nasabah
terhadap pengurangan bunga ini akan sangat besar.
Konsep yang terbaik adalah adanya kejelasan antara besarnya premi
asuransi yang dibayar nasabah dan manfaat asuransi yang dapat diperoleh
nasabah. Mungkin dapat anda ajukan pertanyaan : dari konsep pemberian
asuransi yang "gratis" ini berapa jumlah beban nasabah (akibat
pengurangan bunga) dan berapa total manfaat asuransinya dari selama
masa simpanan.
- Pilih yang menawarkan bunga tertinggi
Setiap nasabah tentunya mengharapkan hasil yang optimal dari investasi/tabungan
mereka. Oleh karena itu, hindarilah suatu produk perbankan yang mengurangi
suku bunga nasabah dengan menawarkan gratis premi asuransi, karena semakin
lama jangka waktu penyimpanan tabungan maka semakin besar pula kerugian/"opportunity
cost" nasabah
- Pilih tabungan pendidikan yang pertanggungan
asuransinya memungkinkan Nasabah untuk tetap fokus pada tujuan.
Tujuan dari nasabah memiliki tabungan pendidikan adalah tercapainya
dana yang dapat memenuhi segala kebutuhan pendidikan putra-putri nasabah.
Sehingga nasabah memerlukan suatu kepastian dana yang dapat tersedia
bagi pendidikan putra-putri nasabah bila terjadi klaim. Untuk itu, sebaiknya
dipilih tabungan pendidikan yang nilai manfaat asuransinya sudah jelas.
Mungkin kita dapat bertanya kepada nasabah:
- Berapa manfaat asuransi yang akan diperoleh dari tabungan pendidikan
yang lain? Cukupkah untuk mendanai pendidikan putra-putri nasabah kelak?
- Apakah nasabah akan terlindungi oleh segala resiko meninggal/cacat
tetap total baik karena kecelakaan atau penyakit dan mulai kapan perlindungan
itu dimulai?
- Pilih tabungan pendidikan yang uangnya dikunci,
kecuali bila memang sudah jatuh tempo.
Tabungan pendidikan adalah produk untuk mempersiapkan pendidikan putra-puteri
Nasabah. Nasabah harus memiliki produk yang terpisah dari produk keuangan
Nasabah yang lain sehingga dana yang telah dipersiapkan tidak akan habis
terpakai untuk memenuhi kebutuhan lain. Artinya, Nasabah tidak seharusnya
mengambil dana tersebut untuk keperluan di luar pendidikan Putra-putri
Nasabah. Namun bijaksana jika Nasabah harus kehilangan akses dana tersebut
sama sekali.
- Pilih tabungan pendidikan yang memungkinkan Nasabah
menabung secara disiplin
Produk tabungan pendidikan yang baik adalah produk yang dapat membantu
nasabah menyetorkan dan secara rutin melalui fasilitas autodebet dari
rekening nasabah. Hal ini merupakan salah satu keunggulan dari Tabungan
Pendidikan Danamon.
- Pilih tabungan pendidikan yang memiliki fleksibilitas
setoran bulanan yang tetap menjamin pencapaian dana di masa yang akan
datang.
Dari waktu ke waktu biaya pendidikan selalu mengalami peningkatan. Tabungan
pendidikan yang sebaiknya dipilih nasabah adalah yang memiliki fleksibilitas
menaikan setoran bulanannya guna mengantisipasi kenaikan biaya pendidikan
ini. Tabungan pendidikan yang baik juga harus membolehkan nasabah untuk
menyetorkan sejumlah dana ke rekening tabungan pendidikan ini. Dengan
demikian kecukupan dana pendidikan yang dimiliki nanti, dapat lebih
terjamin walaupun terjadi kenaikan biaya pendidikan.
|