Berita

Danamon Kembali Raih Sertifikasi ISO 9001:2008 Dari SGS Indonesia

Memenuhi Standar Kualitas Pelayanan & Produk Perbankan

PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. (Danamon) hari ini mengumumkan perpanjangan sertifikasi ISO 9001:2008 dari PT SGS Indonesia (SGS Indonesia) terhadap sistem manajemen bank yang mencakup 20 unit kerja di Danamon meliputi bidang operasional, teknologi informasi, retail banking, termasuk di dalamnya Danamon Access Center (DAC) – layanan call center 24 jam Danamon. Sertifikasi internasional program ISO 9001:2008 periode 2012-2015 ini merupakan yang ke-4 kalinya diraih Danamon setelah melalui mekanisme audit surveillance visit SGS terhadap berbagai proses dengan pendekatan pemenuhan standar mutu yang dipersyaratkan oleh ISO 9001:2008. Program ISO adalah program yang bertujuan menyelaraskan berbagai produk dan jasa layanan bank terhadap keinginan para nasabah dengan mengedepankan prinsip perbaikan berkesinambungan serta penerapan tata kelola perusahaan secara baik (good corporate governance) dalam suatu perusahaan.

Penyerahan sertifikat internasional ISO 9001:2008 yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi dari pemerintah Inggris “United Kingdom Accreditation Services” atau dikenal dengan UKAS dilakukan di Jakarta oleh Guy Escarfail, Presiden Direktur SGS Indonesia kepada Henry Ho, Presiden Direktur Danamon, disaksikan jajaran manajemen Danamon.

”Sejak tahun 2003, Danamon secara konsisten telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2008 untuk berbagai proses dan aktivitas operasional perbankannya. Kami secara kontinyu mengedepankan prinsip standardisasi, akuntabilitas serta perbaikan-perbaikan yang berkelanjutan terhadap kegiatan proses operasional perbankan, produk maupun layanan. Kami yakin, dengan sertifikasi internasional ini, kepercayaan dan kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan di Danamon akan semakin meningkat. ” ujar Henry Ho, Direktur Utama Danamon.

Penerapan ISO 9001: 2008 merupakan wujud komitmen dari Danamon dalam rangka pemenuhan kepuasan pelanggan, menyediakan sumber daya yang berkualitas, menetapkan sistem dan prosedur serta mengimplementasikan jaminan mutu terhadap pelaksanaan operasional yang dilakukan.

“Ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Ini adalah awal dari perjalanan dan kita harus menggunakan ini sebagai pondasi untuk melakukan perbaikan secara terus menerus.” tutup Henry Ho.

Tentang Danamon:

PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. didirikan pada tahun 1956 dan sampai dengan 31 Maret 2012 memiliki lebih dari 3.200 kantor cabang dan point of sales, termasuk unit Danamon Simpan Pinjam (DSP) dan unit Syariah, serta kantor-kantor cabang anak perusahaannya. Danamon memberikan kepada nasabahnya akses ke lebih dari 30.000 ATM, termasuk melalui kerjasama dengan ATM Bersama dan ALTO di 33 provinsi di Indonesia.

Danamon belum lama ini meraih penghargaan Indonesian Bank Loyalty Champion 2012 dari Infobank dan Markplus Insight untuk kategori bank konvensional dengan aset di atas Rp 75 triliun. Danamon juga meraih penghargaan Indonesia Brand Champion 2012 dan Indonesia Service to Care Champion 2012 dari Marketeers dan Markplus Insight untuk kategori bank konvensional dengan aset di atas Rp 75 triliun. Tahun lalu, Danamon meraih juara ketiga Annual Report Award (ARA) 2011 dalam pelaporan tahunannya untuk kategori perusahaan Private Keuangan Listed.

Dari institusi terkemuka internasional, Danamon telah dianugerahi “Gold Award 2011” dalam kategori Best Core Banking System Initiative, Asian Banking & Finance Banking Retail Awards 2011, yang digelar oleh Asian Banking & Finance Magazine (ABF).

Danamon adalah penerbit tunggal dan pihak yang mengakuisisi kartu kredit American Express® di Indonesia berdasarkan perjanjian pengoperasian independen yang memungkinkan Danamon menerbitkan kartu kredit American Express ® pada nasabah individual dan korporasi. Danamon juga merupakan satu-satunya bank yang memberikan layanan kepada mitra bisnis lokal yang menerima pembayaran dengan kartu kredit American Express dan untuk menerima mitra bisnis baru di Indonesia. Danamon juga adalah penerbit tunggal kartu Manchester United dengan kartu Debit/ATM dan kartu kredit Manchester United.

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) adalah anak perusahaan Danamon yang bergerak di bidang pembiayaan kendaraan bermotor dan memiliki jaringan kantor cabang yang luas di lebih dari 260 kota di Indonesia.

Pada tanggal 31 Maret 2012, 67,37% saham-saham Danamon dimiliki oleh Asia Financial (Indonesia) Pte. Ltd. dan sebesar 32,63% oleh publik. Pada tanggal 2 April 2012, Danamon telah mendapatkan informasi dari Fullerton Financial Holdings Pte. Ltd. (FFH), bahwa FFH telah menjalin kesepakatan penjualan saham bersyarat (conditional share purchase agreement) dengan DBS Group Holdings (DBS) untuk menjual semua kepemilikan sahamnya di Asia Financial (Indonesia) Pte. Ltd. (AFI) kepada DBS. Transaksi ini akan difinalisasi setelah diperoleh persetujuan, antara lain, dari pemegang saham DBS dan para regulator di Singapura dan Indonesia, termasuk Bank Indonesia.

Tentang PT SGS Indonesia :

PT SGS Indonesia hadir pada tahun 1995 dengan nama SGS ICS Indonesia yang mempunyai aktivitas di bidang Sertifikasi Sistem dan Jasa.

Saat ini divisi Sertifikasi Sistem dan Jasa adalah Badan Sertifikasi terbesar di Indonesia dan mempunyai komitmen untuk melaksanakan sertifikasi standar-standar internasional seperti ISO 900I:2008, ISO 14001 : 2004, OHSAS 18001:2007, ISO/TS 16949:2009, ISO 27001, ISO 20000, ISO 31000 Risk Management, BCMS (Business Continuty Management System), ISO 22000, FSSC 22000, HACCP, BRC, IFS, COC dan GMP.

PT SGS Indonesia telah mengeluarkan lebih dari 2500 sertifikat untuk Sistem Manajerial dan terus bertambah setiap tahun. Klien kami di Indonesia adalah pemimpin di industri sejenis, seperti Bank Danamon, Bank Central Asia, Bank Mandiri, Holcim, Indofood Sukses Makmur, Semen Gresik, Gaya Motors, Astra Honda Motor, Krakatau Steel, Indah Kiat Group, Freeport Indonesia, Universitas Bina Nusantara, Danone Group-Aqua Golden Mississipi, dan Kimia Farma.

Saat ini PT SGS Indonesia dapat memberikan sertifikat dengan akreditasi dari 42 negara serta telah diakreditasi oleh KAN (Komite Akreditasi Nasional). Untuk SGS Sertifikasi Sistem dan Jasa di dunia sudah menerbitkan lebih dari 100.000 sertifikat yang diakreditasi di dunia internasional, termasuk perusahaan kelas dunia seperti, Canon, Hewlett-Packard, Nestle, ABB, The Walt Disney Company, Unilever dan Coca Cola.

 


Posted on 27 Juni 2012
Return